05/10/15

Transformasi Ekonomi-Politik Desa

Judul Buku: Transformasi Ekonomi-Politik Desa
Penulis: Sumarjono, Parwoto, M. Barori, Ade Chandra, Widyo Hari Murdianto, Sahrul Aksa, dan Sutoro Eko
Editor: Gregorius Sahdan
Pengantar: Prof. Dr. Suhartono dan Sutoro Eko
Penerbit: APMD Press & The Ford Foundation
Tahun: 2005
Tebal: 308 hlm
Berat: 432 g.
ISBN: 979-97550-2-6

Harga: Rp.35.000

Keterangan:

Pengaturan pemerintahan, kebijakan pembangunan, investasi kapital, dan swadaya masyarakat yang berjalan selama empat dekade terakhir telah mengukir banyak cerita sukses, yakni mendongkrak mobilitas sosial desa. Mobilitas sosial ditunjukkan dengan berbagai kemajuan di desa: perubahan wajah fisik, pergeseran struktur okupasi, administrasi pemerintahan semakin modern, pola konsumsi meningkat, akses transportasi lancar dan mudah, pendidikan dan kesehatan membaik, dan seterusnya.

Akan tetapi, mobilitas sosial itu belum menjadi fondasi yang kokoh bagi transformasi ekonomi-politik desa menuju kehidupan desa yang bersendikan kesejahteraan, ketahanan sosial, kerakyatan, kemandirian, dan keadilan. Masyarakat desa selalu rentan dalam menghadapi regulasi pemerintah, proyek pembangunan, masuknya modal, arus globalisasi, involusi pertanian, kelangkaan sumber daya, serangan wabah penyakit, kemiskinan, pengangguran, dan sebagainya.

Ada banyak faktor yang menyebabkan kegagalan transformasi desa. Pertama, kolonialisme baru yang bekerja di desa, sebagai bentuk replikasi kolonialisme lama yang diterapkan Belanda. Kedua, aktor negara dan modal yang mendominasi proses politik dan pembangunan desa, sementara masyarakat desa berada dalam posisi yang marginal. Ketiga, lemahnya komitmen dan keperpihakan politik pemerintahan terhadap desa. Sebaliknya, desa hanya dijadikan obyek kebijakan dan pembangunan, yang membuat desa tidak berdaya. Keempat, ilmu pengetahuan dan studi pembangunan yang tidak berpihak kepada desa, melainkan cenderung bias kota dan bias pada pemilik modal (pasar). Kelima, arus desentralisasi dan demokrasi lokal selama beberapa tahun terakhir diserobot (local capture) oleh elite lokal dan birokrasi pemerintahan desa.  

Transformasi ekonomi-politik yang diusung buku ini merupakan prakarsa dan langkah awal untuk menjawab tantangan perubahan desa ke depan. Ada sejumlah tantangan penting dalam transformasi desa: mendesakkan komitmen politik pemerintah desa; pembaruan studi dan metodologi pembangunan ekonomi; pembaruan negara dan agrarian, desentralisasi di sektor politik, pembangunan, dan keuangan ke desa; demokratisasi desa; serta memadukan antara agenda pembangunan desa dengan desentralisasi dan demokratisasi, atau antara transformasi ekonomi dan politik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...